Peristiwa itu berawal dari niat sejumlah wartawan dan fotografer mengambil gambar ratusan bonek yang akan melintas dengan KA Pasundan jurusan Bandung-Surabaya di Stasiun Purwosari, Kamis (22/1/2010).
Sekitar pukul 12.10 WIB, rombongan bonek yang dinanti itu pun tiba. Namun entah mengapa, tiba-tiba mereka beringas saat melihat belasan wartawan dan fotografer mengambil gambar. Para bonek itu turun dari kereta dan mengejar para wartawan sambil berteriak-teriak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sekejap, tubuh tambunnya menjadi bulan-bulanan para bonek. Penganiayaan terhadap Hasan berhenti korban setelah KA Pasundan mulai bergerak melanjutkan perjalanannya ke Surabaya.
Akibat ulah brutal para bonek itu, Hasan mengalami luka-luka di bagian wajahnya. Bibirnya pecah dan pipi kanan atas dekat mata tampak lebam. Dia kini mejalani perawatan di RS Panti Waluyo, yang berada tak jauh dari Stasiun Purwosari.
Selain Hasan, para bonek juga melukai warga bernama Hanif. Kepala karyawan toko meubel ini luka terkena lemparan batu. Saat kejadian, Hanif sedang beristirahat untuk makan siang di Stasiun Purwosari.
Di akhir pekan ini bonek akan berdatangan di Bandung untuk mendukung Persebaya dalam lanjutan Indonesian Super League melawan tuan rumah Persib di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, pada hari Sabtu (23/1/2010) malam.
(Baca berita-berita lain jelang pertandingan Persib vs Persebaya di detikbandung). (djo/a2s)











































