"Pemkab bekerjasama dengan Lanud Sulaeman sediakan makan dan minum untuk bonek," tutur Kapolres Bandung AKBP Imran Yunus, saat dihubungi wartawan, Sabtu (23/1/2010).
Ditambahkan Imran, makanan diberikan secara prasmanan. "Makanan diberikan secara prasmanan di hanggar dengan pengawalan Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU," jelas Imran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu dari pantauan detikbandung, hingga pagi tadi para pedagang makanan yang biasa mangkal di sepanjang Pasar Sayati hingga Jl Terusan Kopo mendadak tak berjualan.
Tidak diketahui kenapa pedagang-pedagang ini tidak berjualan. Padahal di hari-hari biasa mereka selalu memenuhi trotoar sehingga sering membuat jalanan macet.
Menurut Anugerah (42) warga yang tinggal di kawasan Sayati, tidak berjualannya pedagang-pedagang itu dikarenakan ketakutan mereka pada bonek.
"Kalau saya rasa sih yang jualan takut diambilin bonek dagangannya. Mending kalau bayar, ini sudah makan langsung kabur begitu saja. Kemarin soalnya banyak yang begitu," tuturnya.
Apa yang dikatakan Anugerah mungkin tidak mengada-ada, pasalnya pada Jumat (22/1/2010) seorang pedagang cilok yang mangkal di kawasan Lanud Sulaeman juga menjadi sasaran bonek yang umumnya berkantong pas-pasan. (dip/nar)











































