Saat Persisam menjamu Persija di Stadion Segiri, Samarina, Sabtu (13/2/2010), M Syafii menganulir gol tuan rumah di injury time. Persisam menilai penganuliran gol itu tidak punya alasan jelas.
"Kita akan protes ke PSSI," kata General Manager Persisam, Harbiansyah, kepada wartawan di press room Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (13/2/2010) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melengkapi surat protes, Harbiansyah mengaku sudah meminta bantuan bagian produksi Antv yangΒ bertugas di lapangan saat menyiarkan secara langsung pertandingan
tersebut.
"Saya sudah meminta bantuan Antv untuk rekaman pertandingannya. Artinya kami meminta penjelasan seakurat mungkin," imbuh Harbiansyah.
Ditanya apakah protes tersebut lantaran Persisam gagal memetik tiga angka, Harbiansyah pun membantahnya.
"Protes bukan karena gagal menang. Menang kalah biasa. Tapi untuk kebaikan wasit," tegas Harbiansyah.
Ditambahkannya, apabila nantinya wasit terbukti tidak bersalah, Persisam siap menerima hasil akhir pertandingan tersebut.
"Tapi kalau bersalah, wasit harus dihukum. Supaya tidak akan merusak pertandingan-pertandingan berikutnya," tukas Harbiansyah.
Sayangkan Pendukung Persisam
Di kesempatan yang sama, Harbiansyah menanggapi serius ulah pendukung Persisam yang dinilainya membuat Persisam terancam dikenakan sanksi Komdis PSSI.
"Saya minta penonton dan pendukung Persisam untuk selalu tenang," kata Harbiansyah.
Aksi pelemparan kepada wasit M Syafii terjadi saat di tengah berlangsungnya pertandingan maupun usai pertandingan. Untuk menyelamatkannya dari emosi penonton, Syafii pun mendapat pengawalan ketat belasan personel kepolisian. Meski begitu, aksi pelemparan botol minuman mineral pun tetap terjadi.
"Jangan sampai Persisam dihukum karena lempar-lempar," ujar Harbiansyah.
Lebih jauh dijelaskan Harbiansyah, laga Persisam kontra Persija, berlangsung sangat menarik lantaran kedua tim tampil saling serang.
"Sebenarnya wasit sudah baik. Tapi ke depan harus lebih baik," pungkasnya.
(arp/mrp)











































