Bermain di bawah dukungan puluhan ribu suporter, yang bertelanjang dada sebagai tanda protes atas sanksi mendampingi tim dari PSSI, di Stadion Gelora 10 Nopember, Rabu (24/2/2010), Persebaya kurang berkembang.
Peluang apik pertama dipetik Persebaya saat pertandingan berlangsung 29 menit. Pemain pengganti Andik Firmansyah melepaskan tendangan yang masih ditepis kiper Persijap, Danang Wihatmoko.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andik menebus kegagalannya saat babak kedua baru berlangsung dua menit. Pergerakannya di dalam kotak penalti Persijap membuatnya dijatuhkan dan penalti pun diberikan.
Tendangan penalti dieksekusi dengan baik oleh Anderson da Silva dan Persebaya pun memimpin 1-0.
Tiga angka yang berada di depan mata Persebaya musnah hanya tiga menit sebelum laga usai. Johan Juansyah berhasil menanduk bola masuk gawang Persebaya meneruskan umpan Eki Nurhakim.
Hasil 1-1 ini membuat Persebaya cuma naik satu posisi ke peringkat 11 Liga Super Indonesia (ISL) dengan nilai 26 dari 22 laga. Satu tingkat di atas, ada Persijap dengan nilai 27.
(arp/fjp)










































