"Ini merupakan akumulasi 5 kali pertandingan. Bahkan kita lawan Arema cuma beda dua hari atau karena tingkat kelelahan pemain," katanya kepada wartawan usai pertandingan di Stadion Gelora 10 November Tambaksari, Surabaya, Kamis (24/2/2010).
Meski alasannya karena faktor kelelahan namun Danur mengaku hasil imbang yang diraih timnya membuatnya tidak puas. Ia juga mengakui juga tidak jalannya kerjasama tim dan permainan cepat seperti saat lawan Arema tidak berjalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita awalnya sangat takut jika Persebaya bermain agresif seperti saat lawan Arema. Kalau seperti itu kita pasti kalah. Beruntung taktik kita berhasil diikuti tuan rumah sehingga anak-anak bisa enjoy dalam bermain," imbuhnya.
(key/key)










































