Β
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PSSI Nurdin Halid dalam jumpa pers usai Rapat Pleno PSSI di Hotel Gran Melia, Jakarta, Kamis (18/3/2010) sore WIB.
Poin pertama adalah, KSN membahas soal diklat yang kini sudah mulai kehilangan eksistensinya. Kedua, permasalahan infrastruktur yang tidak memadai.
Ketiga, sepak bola harus masuk dalam kurikulum pelajaran tingkat SMP dan SMA. Keempat, Pemerintah harus memberikan dana APBD untuk pembinaan sepak bola usia muda termasuk pengadaan sarana pendukung lainnya supaya bisa mencetak pemain handal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"KSN ini adalah kepedulian bapak presiden kepada sepakbola indonesia, maka PSSI akan super aktif dalam acara ini," lugasnya.
Terakhir Nurdin pun membantah Rapat Pleno ini diadakan untuk merapatkan barisan jelang KSN guna melindungi posisinya yang tengah digoyang saat ini.
"Tidak benar kalau pengurus pusat memberikan arahan agar tetap mempertahankan saya sebagai Ketua Umum PSSI. Yang ada adalah para peserta rapat memberikan masukan kepada kami," demikian pria yang akrab disapa Puang itu.
(mrp/arp)










































