Kongres Sepakbola Nasional (KSN) yang akan diadakan di Malang, 30-31 Maret mendatang menggandekan pencarian solusi untuk persepakbolaan nasional yang tengah kacau balau seperti sekarang ini.
Sebagai organisasi sepakbola di Tanah Air, PSSI dituding sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas hal itu. Tak ayal isu soal digulirkannya Kongres Luar Biasa pasca KSN untuk menggulingkan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mencuat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui Agum adalah mantan Ketum PSSI sebelum Nurdin naik jabatan di 2004. Dan hingga saat ini Agum terhitung dekat dengan PSSI serta dijadikan Ketua Umum Kehormatan.
"PSSI percaya Agum Gumelar sebagai ketua KSN tidak akan merugikan PSSI karena dia pernah menjadi Ketua PSSI. Istilahnya 'macan tak mungkin memakan anaknya sendiri'," ucap Sekum Pengprov Jateng, Johar Lin Eng, mengutip pernyataan Sekjen PSSI Nugraha Besoes dalam Rapat Pleno di Gran Melia, Jakarta, Kamis (18/3/2010) malam WIB.
"Kalau Ketua PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) yang jadi Ketua KSN, bisa saja mengangendakan pergantian pengurus beserta ketuanya," sambung Johar.
Tapi secara pribadi, Johar setuju saja jika Agum diangkat sebagai ketua KSN.
"Dia kan pernah jadi ketua Umum PSSI. Jadi tahu betul apa saja permasalahan yang kita hadapi. Dengan begitu KSN gagasan SBY akan berjalan sesuai dengan yang dimaksudkan beliau," demikian Johar.
(mrp/arp)











































