KSN sendiri diadakan di Malang nanti karena niatan Presiden SBY yang cemas melihat carut marutnya persepakbolaan kita saat ini. Maka tak salah banyak rumor yang beredar KSN akan berujung pada perombakan PSSI termasuk penggantian Nurdin Halid sebagai ketum PSSI atas intervensi pemerintah.
Sebagai informasi saja, FIFA melarang setiap anggota di mana PSSI termasuk di dalamnya diintervensi oleh pemerintah. Jika FIFA melihat hal itu terjadi saat KSN nanti, bukan tak mungkin FIFA akan mem-banned Indonesia dari keikutsertaan di kompetisi internasional seperti yang menimpa Kuwait, Irak dan Brunei Darussalam beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa mantan pemain timnas yang hadir, yaitu Anjas Asmara, Sarman Panggabean, Oyong Liza, dan Sinyo Aliandoe.
"Saya dan (presiden FIFA) Sepp Blatter adalah teman baik. Kami sama-sama anggota IOC. Saat pertemuan di Vancouver, Kanada, Februari lalu, saya menginformasikan bahwa Indonesia akan melaksanakan semacam kongres sepakbola," ujar Rita kepada wartawan.
"Dia bertanya siapa yang menyelenggarakan. Lalu saya katakan ini ide Presiden karena prihatin melihat prestasi sepak bola yang terus menurun. Blatter kemudian mengatakan agar ide tersebut dilaksanakan saja, yang penting internal bagus karena sulit memajukan sepak bola jika tidak solid," lanjut Rita.
Ditambahkan Rita, FIFA sendiri sudah mengetahui PSSI termasuk dalam kepanitiaan KSN dan diangkatnya Agum Gumelar yang mantan Ketum PSSI sebagai ketua pantia. Dan hal tersebut sudah dilaporkan ke International Olimpic Comitter (IOC)
"Intinya, Blatter sudah tahu kalau kita akan mengadakan kongres. Dia juga meminta agar setiap ada masalah diselesaikan dengan baik. Saya juga sudah melaporkan rencana kegiatan ini ke IOC dan mendapatkan masukan contoh-contoh pengembangan olah raga yang baik," tukasnya.
Dan soal inti pembicaraan antara KONI dan PPSN tadi, Rita menilai kedua pihak punya misi yang sama menjadikan KSN sebagai ajang untuk mengumpulkan aspirasi dari seluruh pecinta sepakbola tanah air untuk mengembalikan kejayaan sepak bola Indonesia di kancah internasional.
"Pada intinya kami sepakat sepakbola sudah menurun prestasinya. KONI akan memaparkan gambaran perkembangan sepak bola dari masa ke masa, harapan ke depannya, dan gambaran perkembangan sepakbola di negara negara tetangga. Kami juga akan memberikan solusinya," kata Rita.
Namun, bagaimana seandainya saat KSN berlangsung akan muncul rekomendasi soal perombakan PSSI yang belakang sudah bikin Nurdin dkk 'takut' dan langsung menggalang kekuatan itu?
"Saya tidak ingin berandai-anda bakal ada hal itu karena semua itu diserahkan pada mekanisme sidang. Nanti juga akan terungkap masalahnya sendiri. Dan kita ingin menjadikan KSN untuk melihat kenapa kompetisi jalan tapi timnasnya tidak maju-maju," pungkas mantan Ketum PB PBVSI itu.
(mrp/nar)











































