Pembukaan KSN dilakukan oleh Presiden SBY tepat pukul 9.45 WIB di GOR Ken Arok, Malang.
"KSN ini digelar sebagai sebuah gerakan nasional untuk memajukan sepakbola Indonesia supaya bisa bangkit kembali karena Indonesia pernah berjaya di masa lalu," kata Presiden dalam sambutan pembukaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Blatter menjawab tidak ada hubungannya. Ratusan juta penduduk, tapi tanpa talenta, tidak akan melahirkan pemain dunia," kata SBY.
SBY melanjutkan, Mustafa lantas bertanya lagi, jadi Indonesia yang punya 230 juta penduduk tidak bisa punya pemain dunia dan Blatter menampiknya. Menurut Blatter, Indonesia justru sangat bisa berbicara di tingkat dunia.
Tuturan cerita dari Presiden SBY ini sontak mendapat tepukan riuh dan gemuruh dari para peserta KSN, khususnya dari unsur suporter yang memadati balkon GOR Ken Arok.
"Bahwa kita punya talenta, riwayat pernah berjaya di masa lalu, jumlah penduduk yang besar, saya rasa tidak ada alasan untuk suatu saat pemain kita bisa mencapai tingkat dunia," kata SBY.
Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Menegpora Andi Mallarangeng dengan Meneg BUMN Mustafa Abubakar tentang peran serta BUMN dalam membina olahraga nasional.
"Paling tidak kita usahakan satu BUMN membina satu cabang olahraga," harap Andi Mallarangeng.
(arp/roz)











































