"Hasil KSN ini ya harus ada, konkret dan mengikat. Sayang banget sudah keluar biaya besar, banyak peserta jauh-jauh datang ke sini," ujar figur yang biasa dipanggil Bang Yos itu kepada wartawan sehabis mengikuti Sidang Pleno I KSN di hotel Santika, Malang, Selasa (30/3/2010).
Mantan Ketua Umum Persija Jakarta itu juga merasakan adanya tarik-ulur dua kepentingan yang pro dan kontra Ketua Umum PSSI Nurdin Halid di sesi pertama sidang pleno tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebaliknya, ketika ada yang secara gamblang meminta pengurus diganti dan Nurdin mundur, tepuk tangan dari sektor kanan terdengar lebih keras.
Setelah mantan pemain nasional Sarman Panggabean menyampaikan pandangan umumnya, dan meminta Nurdin mundur atau pemerintah yang akan memintanya, anggota komite eksekutif Togar Manahan Nero melakukan interupsi kepada pimpinan sidang. Ia meminta peserta tidak memakai kalimat-kalimat yang provokatif. Sehabis sidang ditutup pun masih terdengar gerutuan pada suara-suara yang meminta Nurdin mundur.
"Tarik ulurnya terasa sekali. Saya kira ini akan berjalan seru. Anda ikuti saja sampai selesai," lanjut Bang Yos.
"Saya kira ada kemungkinan kongres ini menghasilkan rekomendasi adanya Munaslub (PSSI)," tambah mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
"Soal evaluasi Pak Nurdin, saya rasa orang bisa melihat track record-nya, selama tujuh tahun ini bagaimana, dan jika diteruskan ke depannya akan gimana. Tapi, pengurus baru pun harus dibaca dulu track recordnya-nya, mampu nggak kira-kira memimpin PSSI," pungkasnya.
(a2s/arp)











































