sepakbola
Kongres Sepakbola Nasional

Tiga Alasan Mengapa KSN Gagal

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video
Kongres Sepakbola Nasional

Tiga Alasan Mengapa KSN Gagal


- detikSepakbola

Malang - Di mata pengamat sepakbola Effendi Ghazali, Kongres Sepakbola Nasional (KSN) telah gagal. Ada tiga alasan mengapa gelaran ini dianggap tidak mampu memenuhi ekspektasi.

"Pesan Presiden (SBY) untuk kongres ini tidak sampai," kata Effendi di sela-sela KSN di Hotel Santika, Malang, Rabu (31/3/2010).

"Paling tidak ada tiga hal, pertama, tidak ada hal yang spesifik yang dihasilkan kalau rekomendasinya seperti ini. Kalau digelar 10 tahun lalu, hasilnya juga pasti akan begini," urai Effendi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kedua, komposisi peserta tidak seperti yang diharapkan. Tidak berimbang antara perwakilan masyarakat dan tokoh-tokoh, dibandingkan dengan orang-orang PSSI, Pengda dan Pengcab," katanya.

"Yang lebih penting, semua orang bicara tentang demokrasi. Buku panduan yang dibagi-bagikan PSSI, tentang Visi 2010 dan lainnya, buku yang mereka anggap modern, tapi di sini mereka tidak modern."

"Banyak yang haha-hihi, sorak-sora huu. Itu tidak modern. Ada premanisme di kongres ini," lanjut Effendi yang juga pakar komunikasi politik itu.

Dalam pengamatan detiksport, ucapan Effendi memang benar. Para pendukung Ketua Umum PSSI Nurdin Halid memang begitu militan membela patronnya. Mereka bahkan tak segan-segan untuk mengintimidasi orang yang berseberangan dengan mereka.

Apabila ada orang yang bicara tentang pergantian pengurus PSSI, maka kubu pro-Nurdin pun dengan kompak akan bangkit dari kursinya, mengacung-acungkan tangan dan meminta orang tersebut turun dari forum.

Cara intimidasi tersebut cukup 'sukses' membuat keder para pihak yang menginginkan reformasi kepengurusan PSSI.



(arp/key)











Hide Ads