"Persisam bermain sangat bagus. Kita ambil pelajaran dari kekalahan ini," kata Aji kepada wartawan di Press Room Stadion Segiri Samarinda,Selasa (20/04/2010) malam.
Dalam laga penyisihan Piala Indonesia Grup G,Persimalra menelan tiga kekalahan. Setelah sebelumnya tumbang 0-2 dari Persiba Balikpapan, mereka bertekuk lutut 1-5 dari Bontang FC
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetapi saya dan para pemain tetap bangga berhadapan dengan Persisam," ujar Aji.
Kendati begitu,Aji menyimpan harapan Persisam dapat berbicara banyak dalam laga Indonesian Super League (ISL).Menurutnya, ritme permainan saat melawan timnya harus dipertahankan saat laga ISL berikutnya.
"Saya berharap Persisam dapat lolos dari jurang degradasi," tambah Aji.
Mendengar pujian itu,tidak lantas membuat asisten pelatih Persisam, Hendri Susilo, besar kepala. Menurutnya, kemenangan besar timnya masih harus dibuktikan dalam laga ISL, saat menjamu Persijap Jepara, Sabtu (24/04/2010) mendatang.
"Biasa saja. Masih ada ISL nanti," kata Hendri.
Ditanya wartawan mengenai semangat anak asuhnya yang menggebu-gebu untuk terus mencetak gol, Hendri mengaku semangat tanding tersebut mengalir dengan sendirinya tanpa instruksi khusus.
"Nggak tahu ya. Semangat anak-anak ya memang begitu itu," ujar Hendri.
Dalam tiga laga penyisihan Grup G, Hendri mengaku racikan strateginya berjalan sesuai skenario. Misalnya tandem Pipat Tonkaya-Zaenal Arif dan juga duo Zaenal Arif-Ronald Fagundez, yang terbukti mampu merepotkan barisan belakang tim lawan.
Kendati begitu, Hendri mengaku tidak akan serta merta memasang komposisi tersebut dalam laga ISL.
Β
"Belum tentu ya saya pasang lagi seperti itu. Tapi tergantung kesiapan pemain. Kalau saya tanya jawabannya siap, ya saya turunkan," jelas Hendri. (din/roz)











































