Empat Pemain Dilaporkan ke Polisi

Kasus Pemukulan Pemain SFC pada Suporter

Empat Pemain Dilaporkan ke Polisi

- Sepakbola
Minggu, 09 Mei 2010 22:59 WIB
Empat Pemain Dilaporkan ke Polisi
Palembang - Sejumlah pemain Sriwijaya FC terlibat kasus pemukulan terhadap suporternya sendiri. Dan insiden tersebut dikabarkan sudah sampai ke tangan pihak yang berwajib hari ini, Minggu (9/5/2010) WIB.

Kejadian itu sendiri terjadi usai pertandingan Piala Indonesia kontra Persija, Sabtu (8/5/) semalam. Sejumlah pemain SFC mengamuk di lampu merah Simpang Charitas, Palembang dan berakibat tiga sporter Sriwijaya FC mengalami luka-luka.

Para pemain 'Laskar Wong Kito' itu adalah Charis Yulianto, Cristian Worabay, Ambrizal, dan Isnan Ali memukuli supoter Sriwijaya Mania Sumsel (SMS). Dua orang luka parah dan mesti dirawat inap di RS Charitas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yopi (24), Ketua Korwil SMS Sukabangun, mengalami luka di pelipis kiri. Bagian bawah mata kanan bengkak biru dan tidak bisa dibuka. Hidungnya tak henti mengeluarkan darah mesti disumpal dengan perban.

Satu korban lagi Ari (18) warga Talang Kelapa mengalami luka di kepala, dan keluar darah dari telinga kiri. Dia juga sempat muntah darah akibat pukulan di perut. Sementara satu korban lagi, Reza (15) adiknya Yopie, terkilir tangan kanan dan lebam di bagian belakang telinga.

Tak hanya para pemain itu, tersebut juga beberapa pemain dan ofisial SFC lainnya serta anggota militer yang mengawal bus tim SFC ikut terlibat dalam keributan itu.

Bentrok terjadi di simpang Charitas saat pemain dan 27 suporter SMS pulang dari stadion naik bus. Bus suporter di depan diikuti bus pemain. Sepanjang perjalanan itu, suporter menyanyikan yel-yel seperti biasa dinyanyikan di stadion saat mendukung tim kesayangan mereka.

Ketika di lampu merah Charitas, suporter terus bernyanyi.Β  "Liriknya "Majulah majulah Sriwijaya. Pantang mundur. Kalau Sriwijaya mundur seperti ayam sayur. Malu dong, malu dong".

"Mereka salah paham, kami menyanyikan itu mendukung SFC. Selama ini juga seperti itu di stadion," kata Reza.

Posisi mobil suporter agak depan sebelah kiri bus pemain. Ambrizal di bus pemain tersinggung dan menurunkan celana memperlihatkan pantatnya. Melihat itu, suporter marah dan balik memaki Ambrizal. Anggota meliter di bus pemain turun dan langsung mencabut kontak bus suporter diikuti pemain dan ofisial.

Pemukulan pun terjadi. Kejadian ini membuat sporter kaget dan berusaha menghindar, tapi para pemain lain justru ikut turun dan memukuli sporter yang berada di dekat mereka. "Mereka memukuli kami tanpa ampun. Beberapa kena pukul tapi berhasil lolos, tiga orang ini yang parah lukanya," kata Edi Ismail, Ketua Umum SMS.

Menurut informasi yang didapatkan detiksport saat ini kasusnya sedang dalam penanganan pihak berwajib dengan no pengaduan: LP/1151-B/V/2010/TABES. Korban sendiri sudah dikunjungi oleh manajemen SFC yang diwakilkan oleh sang manajer, Hendri Zainuddin.

(mrp/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads