Arema di Ambang Juara

Arema di Ambang Juara

- Sepakbola
Rabu, 19 Mei 2010 19:00 WIB
Arema di Ambang Juara
Malang - Arema Indonesia membesarkan peluang menjadi juara Liga Super Indonesia setelah menang telak 3-0 atas Bontang FC di Stadion Kanjuruhan, Rabu (19/5/2010), petang WIB. Arema kini hanya butuh satu angka untuk memastikan diri jadi jawara.

Singo Edan kini mengumpulkan 69 poin hasil 32 laga, dengan menyisakan dua partai. Jumlah ini unggul tiga poin dari pesaing terdekatnya, Persipura, yang juga menang atas Persik 1-0. Mengingat Persipura tinggal punya satu laga dengan selisih angka tersebut, maka Arema pun tinggal butuh satu poin tambahan dari dua laga sisa untuk menjuarai Liga Super Indonesia 2010.

Dalam pertandingan, tuan rumah telah berhasil menciptakan gol pada menit 14 melalui Gullien Esteban lewat tendangan bebas dari luar kotak pinalti. Tendangan melengkung pemain nomor punggung 17 itu membobol gawang kiper Sumardi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dua gol Arema Indonesia lainnya baru tercipta di babak kedua.

Dengan ketinggalan satu gol, tim tamu malah harus kehilangan kiper Sumardi yang cedera kaki dan harus ditarik keluar pada menit 36. Akibat telah melakukan pergantian maksimal sebanyak tiga kali, salah satu pemain pun harus menggantikan posisi Sumardi sebagai kiper.

Joko Sidik yang pemain belakang Bontang FC dipilih pelatih Fachri Husaini untuk menggantikan posisi Sumardi. Mulanya pemain nomor punggung 15 ini dapat tampil dengan baik tetapi gawangnya bobol juga usai digempur sedemikian rupa.

Di menit ke-90 M.Ridwan membobol gawang Bontang FC untuk kedua kalinya lewat tendangan yang tak mampu dijangkau oleh Joko. Satu menit pertandingan akan bubar,
Ahmad Bustomi kembali menambah gol melalui tendangan keras dari luar kotak pinalti. Skor 3-0 tak berubah hingga pertandingan berakhir.

Dua kartu kuning diberikan wasit Armando Pribadi asal Yogyakarta sepanjang pertandingan. Satu kartu kuning diberikan kepada M. Fahrudin dan satu lagi diberikan untuk Benny Wahyudi.Β Β Β 

Bontang FC Kecewa Gol Tak Disahkan

Dalam pertandingan, tandukan Aldo Bareto sebenarnya sempat menjebol gawang Arema. Namun, gol tak disahkan karena dari posisinya berdiri, wasit menilai bola belum bergulir melewati gawang.

Kejadian ini pun sangat disesali Pelatih Bontang FC Fachri Husaini. "Sayang wasit tidak tahu gol itu. Meski semua bisa lihat. Apalagi di televisi," terangnya saat jumpa pers.

(krs/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads