Kondisi ini tercipta setelah Persebaya kalah telak 1-5 dari Bontang FC saat bertandang ke Stadion Mulawarman, Minggu (30/5/2010). Sementara itu Persik Kediri hanya bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah Persisam Samarinda.
Posisi Persebaya kini ada di urutan ke-16 dan Persik satu strip di bawahnya. Poin kedua tim sama yaitu 36 namun 'Bajul Ijo' unggul selisih gol dari 'Macan Putih' dan sama-sama baru melakoni 33 laga. (Berita ini sekaligus mengoreksi berita sebelumnya, bahwa Persik sudah dipastikan turun ke Divisi Utama).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walaupun 16 tim lain sudah menyelesaikan semua pertandingan, tapi Persebaya dan Persik masih menyisakan satu laga. Mereka akan berduel setelah agenda pertemuan mereka pada 29 April lalu batal tergelar karena masalah perizinan.
Komisi Disiplin (Komdis) sebenarnya sudah menjatuhi hukuman WO kepada Persik dan Persebaya dinyatakan menang 3-0. Akan tetapi awal pekan ini Komisi Banding menganulir keputusan Komdis dan membatalkan "hadiah" tiga poin untuk Persebaya.
Alhasil laga Persik versus Persebaya harus diulang kembali dan PT Liga Indonesia belum menentukan waktu laga itu namun diprediksi sebelum Perang Bintang ISL akhir pekan ini.
Persebaya akan selamat jika menang minimal dengan dua gol dan melaju ke babak playoff degradasi-promosi kontra Persiram Raja Ampat (peringkat ke-4 divisi Utama), karena mereka lebih produktif dari Pelita. Persebaya punya selisih gol -13 sedangkan Pelita -11.
Langkah Persik lebih berat lagi karena tim asuhan Agus Yuwono itu harus menang minimal tujuh gol untuk menggeser posisi Pelita karena selisih gol mereka hanya -17. Jika laga kedua tim berakhir imbang maka Persebaya dan Persik akan menyusul Persitara yang sudah turun kasta duluan. (mrp/din)











































