Hambatan PSSI dalam Menaturalisasi Van Dijk

Hambatan PSSI dalam Menaturalisasi Van Dijk

- Sepakbola
Selasa, 20 Jul 2010 23:26 WIB
Hambatan PSSI dalam Menaturalisasi Van Dijk
Jakarta - Upaya PSSI untuk melakukan naturalisasi pada pemain keturunan tampak semakin serius. Ada satu nama, Sergio van Dijk, yang sudah bersedia kendati masalah tetap ada. Apa?

Hal itu disampaikan langsung oleh ketua BTN Iman Arif dalam pertemuannya dengan wartawan, Selasa (20/7/2010) di Hotel Sultan. Menurutnya peluang timnas Indonesia menjadi juara Piala AFF 2010 dan SEA Games 2011 semakin besar jika diperkuat pemain naturalisasi.

"Naturalisasi merupakan target jangka pendek PSSI sehingga Indonesia mampu berprestasi. BTN berharap kehadiran Serginho dan kawan-kawannya bisa meningkatkan ketangguhan timnas Indonesia. Meski begitu, pembinaan usia dini tidak akan dilupakan dan tetap menjadi agenda utama PSSI dalam membentuk timnas berkualitas," tutur Iman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini satu nama sudah dibawa oleh Iman dan pihak PSSI yaitu striker Belanda keturunan Ambon yang bermain di klub Liga Australia, Adelaide United, Van Dijk. Dia memiliki darah Indonesia dari sang ibu. Van Dijk pun sangat berkenan jika diberi kesempatan untuk membela panji 'Merah Putih'.

"Saya memiliki kedekatan dengan Indonesia dan saya ingin bermain untuk timnas Indonesia," ujar Van Dijk yang hadir bersama sang paman Frans Ponalya.

"Ibu saya orang Indonesia namun sudah lahir di Belanda. Ayah saya asli Belanda. Saya juga masih punya banyak keluarga di Indonesia. Di Jakarta ada yang tinggal di Cawang (Jakarta Timur)," lanjut pemain bernama lengkap Serginho van Dijk itu.

Namun masih ada masalah yang mengganjal karena Van Dijk sendiri sudah berkeluarga dan mempunyai anak. Dan diakuinya ia sangat sulit melepas kewarganegarannya itu dan ingin kembali jadi warga Belanda jika sudah tak terpakai lagi di timnas.

"Ini yang menjadi masalah bagi kita. Selama ini tidak ada aturan yang membolehkan status kewarganegaraan temporari seperti itu," tandas Sekjen PSSI, Nugraha Besoes.

Tiga Syarat Naturalisasi

FIFA membenarkan naturalisasi pemain sejauh memenuhi tiga syarat. Antara lain : pemain punya garis keturunan dari kakek maupun nenek, garis keturunan dari bapak dan ibunya, dan sudah bermain setidaknya 5 tahun di sebuah negara yang akan dibela.

"Syarat ini sudah dipenuhi Sergio. Yang masalah adalah, dia tidak mau jadi warga negara Indonesia permanen," kata Nugraha.

"Namun kami akan mengupayakan status khusus bagi pemain-pemain seperti Van Dijk yang memungkinkan dia bisa kembali mendapat status kewarganegaraan Belanda setelah tidak dipakai di timnas lagi."

"Peluangnya untuk kembali diterima menjadi warga negara Belanda juga cukup besar karena istrinya adalah warga negara Belanda," pungkasnya.


(mrp/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads