'Yang Bisa Ganti Wasit Hanya Si Wasit Sendiri'

'Yang Bisa Ganti Wasit Hanya Si Wasit Sendiri'

- Sepakbola
Selasa, 03 Agu 2010 18:55 WIB
Yang Bisa Ganti Wasit Hanya Si Wasit Sendiri
Jakarta - Wasit Jimmy Napitupulu tetap tegas pada pendiriannya bahwa seorang wasit mempunyai otoritas kuat dalam sebuah pertandingan dan tak ada yang bisa menggugat keputusannya.

Hal ini disampaikan lagi Jimmy dalam perbincangannya di Metro TV dengan Kapolda Jawa Tengah Alex Bambang Riatmodjo dan juga pengamat sepakbola Anton Sanjoyo, Selasa (3/8/2010) sore WIB, terkait intervensi Alex yang bikin laga final Piala Indonesia antara Sriwijaya FC dengan Arema Indonesia sempat tertunda saat hendak memasuki babak kedua.

Alex menilai bahwa kepemimpinan Jimmy tidak adil dan bisa memantik emosi penonton sehingga berpotensi pada timbulnya kerusuhan. Dan Jimmy pun menceritakan saat itu ia dan dua asistennya tengah menuju lapangan, namun ditahan oleh pengawas pertandingan karena Kapolda sedang memberi pengarahan dan meminta pertandingan ditunda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak tahu apa yang dibicarakan oleh pak Kapolda dan PSSI (Pak Andi -Ketua PT Liga Indonesia) karena saat itu saya serta hakim garis langsung menuju ruang masing-masing," ucap Jimmy.

Lanjut Jimmy menuturkan ia pun baru menemui Alex beberapa saat sebelum pertandingan dan Jimmy pun menuturkan tak ada permintaan dari Alex agar dirinya diganti seperti banyak yang diberitakan sebelumnya.

"Saya cuma diberi tahu oleh Kapolda agar memimpin laga dengan baik dan tanpa diminta pun saya pasti akan melakukannya," tegasnya.

Lalu jika benar memang sampai Alex menyuruh agar Jimmy diganti, apa reaksi wasit asal Sumatra Utara itu? Jimmy menegaskan sekali lagi seperti sebelumnya tak ada satu orang pun yang bisa menggugat keputusannya.

"Saya tidak bisa menyampaikan keluhan karena saya tidak tahu kesalahan saya. Karena setiap laga BLI dan PSSI menugaskan pengawas wasit (referee assesor) yang bertugas mengamati setiap pergerakan wasit," aku Jimmy.

"Saya tidak terima kalau diganti karena seorang wasit tidak bisa diganti oleh siapa pun kecuali oleh dirinya sendiri. Kalaupun wasit itu merasa tidak mampu memimpin lagi dan harus diganti, harus melalui pengecekan tim dokter dulu apakah benar-benar sakit atau hanya pura-pura," demikian Jimmy.
(mrp/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads