Dalam pertandingan Final Piala Indonesia di Solo, Minggu (8/8/2010) lalu, Irjen Alex Bambang turun ke lapangan di waktu turun minum dan mempertanyakan kepemimpinan wasit Jimmy Napitupulu yang jadi pengadil lapangan laga tersebut. Dia juga minta agar Jimmy diganti.
Setelah tertunda selama hampir satu jam, pelaksana pertandingan akhirnya memutuskan menolak permintaan Alex. Jimmy tetap melanjutkan tugasnya sampai selesai. Sriwijaya FC menang dengan skor 2-1 dan tampil sebagai juara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun begitu, Mabes Polri menampik spekulasi tersebut. Alex dimutasi karena bagian dari proses pembinaan di Polri.
"Tidak (terkait), mutasi ini reguler," ujar Wakil Kadiv Humas Mabes Polri, Kombes Untung Yoga Ana, saat jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (6/8/2010).
Untung menjelaskan mutasi adalah bagian dari proses pembinaan di Mabes Polri. Mutasi ini merupakan bagian dari upaya untuk mempromosikan jabatan baru kepada perwira tinggi dan menengah.
"Semua proses pembinaan di Mabes Polri seperti itu. Mutasi regulernya dalam rangka kebutuhan organisasi dan memberikan peluang promosi jabatan," terang Untung.
Alex Bambang bukan satu-satunya yang dimutasi. Setelah tak lagi menjadi Kapolda Jawa Tengah, rencananya Alex Bambang akan ditarik ke Mabes Polri sebagai staf ahli Kapolri.
(gun/krs)










































