Velix menggelar diskusi kebijakan strategis bertajuk 'Meningkatkan Potensi Daerah Melalui Identitas Lokal dalam Olahraga Sepakbola' di kantor Wantimpres, jalan Veteran, Jakarta, Kamis (26/8/2010).
Dalam acara itu hadir sejumlah tokoh sepakbola daerah, mantan pemain hingga pengamat sepakbola. Sayangnya, PSSI selaku otoritas sepakbola tertinggi Indonesia tidak mendatangkan ketua umumnya, Nurdin Halid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesit berharap tidak hadirnya Nurdin bukanlah pertanda bahwa PSSI bersikap masa bodoh dengan aspirasi para pencinta sepakbola nasional.
"Mudah-mudahan tidak seperti itu. Semestinya ketua umum PSSI datang dan duduk semeja dengan para pemangku kepentingan," tambah Kesit.
PSSI pada awalnya cuma dihadiri oleh salah satu pengurusnya, Ashar Suryobroto. Di sesi terakhir, pengurus PSSI datang dipimpin oleh Sekjen Nugraha Besoes.
Selama 1,5 jam Nugraha memaparkan program-program PSSI. Namun, sejumlah pengurus klub daerah sudah meninggalkan tempat acara.
Mengenai ketidakhadiran Nurdin, Nugraha menjelaskan bahwa ketua umum PSSI itu sedang berada di Makassar dan tidak mendapatkan pesawat untuk kembali ke Jakarta.
(arp/krs)










































