"Untuk besok tidak ada yang disimpan, semua harus maksimal, karena ini laga tandang kami pertama," tutur Pelatih Persibo Sartono Anwar saat jumpa pers di Stadion Gajayana, Malang, Jumat (8/10/2010).
Dengan bermain maksimal, kata Sartono, semangat tim diharapkan terdongkrak untuk selalu tampil demikian di setiap pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu kendala besar yang dihadapi Sartono adalah belum baiknya komunikasi antarpemain di lapangan, juga antara pemain dengan pelatih.
"Komunikasi para pemain di Indonesia belum terbangun. Ini problem kita. Makanya sedikit demi sedikit kami upayakan membangun komunikasi pemain, meskipun harus cerewet jadi pelatih," tegasnya.
Sementara itu, dengan target mendapatkan poin penuh, Persema berencana mengubah strategi bertandingnya. Jika sebelumnya hanya satu, kali ini mereka akan memainkan dua penyerang.
"Kami gunakan formasi 4-4-2 untuk menjamu Persibo," ujar asisten pelatih Persema, Cornelius Ivak Dalam.
Cornelius mengaku perubahan ini adalah hasil evaluasi pertandingan Laskar Ken Arok saat berlaga di bumi Kalimantan. "Butuh dua striker untuk bisa menciptakan gol," ungkapnya.
Ke depan, masih kata Cornelius, Persema akan menambahkan satu pemain impor guna mengisi lini depan, dan syaratnya punya ketajaman yang mumpuni.
"Pemain yang kita cari dari Asia, entah itu Cina, Iran, Irak, atau negara lain. Yang jelas harus mampu ciptakan gol," bebernya.
Partai Persema versus Persibo digelar Sabtu (9/10/2010), pukul 19.00 WIB di Stadion Gajayana. Persema selalu kalah dalam dua laga pertamanya, sedangkan Persibo baru mendulang satu angka dari jumlah pertandingan yang sama.
(a2s/key)










































