Deklarasi LPI digelar di E-Plaza Semarang, Kawasan Simpang Lima, Minggu (24/10/2010) jelang siang. Ratusan suporter dari Semarang meramaikan acara itu dengan yel-yel.
Acara dimulai dengan pemutaran film pendek soal liga di Indonesia, yang isinya seputar dana yang didapat dari sponsor, dana yang tidak mengucur ke klub tapi ke PSSI, dan penggunaan APBD yang membebani keuangan negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ke-17 klub yang hadir adalah Arema, Bali FC, Batavia FC, Bogor Raya FC, Jakarta FC, Manado United, Maung Bandung Raya, Medan Chiefs, Persebaya Surabaya, Persema Malang, Persibo Bojonegoro, Persis Solo, PSM Makassar, PSMS Medan, PSPS Pekanbaru, Semarang United, dan Semen Padang.
"Sebelum liga dimulai, akan ada pre-season yang digelar di Surabaya, Medan, dan Makassar," kata Wijayanto.
Usai sambutan-sambutan, acara dilanjutkan dengan simbolisasi deklarasi. Perwakilan peserta LPI menancapkan bendera LPI sesuai daerahnya di peta.
Lalu, peserta juga diminta membubuhkan tanda tangan di bola raksasa. Bola itu direncanakan bergulir ke beberapa daerah peserta LPI. Terakhir, oleh konsorsium LPI, peserta dihadiahi bola.
Petinggi LPI yang hadir adalah Arifin Panigoro (Penggagas) dan Arya Abhiseka (Direktur). Klub diwakili membawa beberapa orang penggembira, sehingga ruangan acara cukup ramai. (try/a2s)










































