Bermain di Stadion Brawijaya, Kediri, Rabu (27/10/2010), Persibo takluk dari Persipura berkat gol semata wayang dilesakkan Boaz Solossa di babak kedua.
Sartono Anwar mengaku legowo menerima kekalahan timnya seraya menyebut kekalahan timnya karena kurang greng. Sartono mengungkapkan, anak asuhnya bermain baik hingga menit ke-60. Selebihnya, fisik pemain drop dan kondisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh tim lawan untuk balik menyerang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, mantan pelatih timnas Indonesia itu menolak anggapan kondisi fisik anak asuhnya turun akibat kelelahan. Persipura dinilainya juga tidak bermain maksimal karena kelelahan namun tetap bisa mengoptimalkan permainannya.
"Kalau fisik sama-sama turun. Tapi dasarnya pemain dari Papua memang memiliki fisik yang bagus, jadi nggak sulit meningkatkan dan mempertahankannya," tandas Sartono.
Akibat hasil buruk tersebut, Boromania -julukan suporter Persibo- mulai menyuarakan desakan mundur kepada Sartono. Mendengarnya, Sartono tegas menolak mundur dan memelihara keyakinan Persibo bisa lepas dari situasi negatif.
"Saya nggak dengar siapa yang menyuarakan, ya saya nggak akan mundur. Kompetisi masih panjang, masih banyak pertandingan dan saya yakin bisa," pungkas Sartono tegas.Β
Sementara pelatih Persipura Jacksen F Tiago memilih rendah hati menyikapi kemenangan timnya. Pria asal Brasil tersebut merasa kemenangan tersebut didapat berkat keberungan.
Β
"Anak-anak bisa sedikit unggul dalam permainan mulai menit 60 dan mencetak gol menit 87.Β Itu sangat beruntung," ujar Jacksen.
Lebih lanjut Jacksen justru menyoroti permainan timnya yang diakui tidak maksimal karena kelelahan setelah diharuskan menjalani pertandingan dengan lokasi berjauhan. Kondisi ini diperparah dengan kepemimpinan wasit yang tidak tegas sehingga menjadikan emosi pemain tak jarang terpancing.Β
"Saya tidak ingin merasa berhak menang, Persibo juga merasakan bagaimana wasit tidak memimpin pertandingan dengan tegas. Imbasnya, pemain emosi dan permainan semakin tidak maksimal," papar Jacksen.
Dengan hasil ini Persipura semakin kokoh di puncak klasemen sementara ISL, sedangkan Persibo tetap terbenam di zona degradasi. Kondisi semakin tak mengenakkan karena pasca hasil buruk dalam dua laga kandang, 'Laskar Angling Dharmo' sudah diihadapkan dua pertandingan away ke Kalimantan.
(arp/arp)











































