Sudah sangat lama Indonesia tak merasakan gelar bergengsi bahkan untuk di level Asia Tenggara. Kegagalan demi kegagalan yang didapat pasukan 'Merah Putih' selalu berlanjut dengan banyaknya kritik yang datang ke PSSI dan timnas.
Selain dari publik luas, kritikan yang datang saat timnas menelan kegagalan umumnya datang dari institusi media. Kondisi tersebut diakui sendiri oleh ujung tombak timnas Indonesia, Bambang Pamungkas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bicara soal pers, mari kita kerjasama secara fair. Kami memang butuh kritik, karena tanpa kritik akan memberikan kami menjadi lebih baik," tutur kapten tim Bambang Pamungkas dalam forum diskusi antara wartawan PSSI dengan punggawa timnas di kantor PSSI, Jakarta.
"Tapi, pemberitaan harus fair. Jika berprestasi, maka tulislah atau sebaliknya. Kami tidak anti terhadap pers," lanjut striker Persija Jakarta itu.
Hal senada pun diutarakan oleh manajer timnas Andi Darussalam, yang meminta dukungan media agar performa timnas bisa membaik di AFF nanti.
"Pers harus tolong timnasnya. Kita tidak boleh terus mempertajam perbedaan. Tidak mungkin Bambang atau Firman tidak ingin juara. Kita lihat tanggal 1 besok, jika Allah mengizinkan kita sampai ke final, maka kami pasti bisa," seru Andi.
(mrp/din)











































