Sejak laga perdana Grup A antara Thailand kontra Malaysia, Rabu (1/12/2010) sore WIB, beberapa spanduk yang isinya mendukung Nurdin sudah hadir di GBK. Salah satu spanduk tersebut kemudian diturunkan oleh sejumlah suporter sekitar 30 menit sebelum laga Indonesia kontra Malaysia dimulai.
Namun sehari berselang, spanduk-spanduk tersebut kembali bermunculan. Sejak Kamis (2/12) hingga hari Sabtu (4/12/2010), di sekitaran kantor PSSI setidaknya terlihat lima spanduk berisikan dukungan untuk Nurdin.Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perang spanduk terjadi saat Indonesia menjalani laga keduanya menghadapi Laos. Kali ini giliran para suporter yang melancarkan aksi serangan kepada sang ketua umum.
Sekitar 10-15 menit jelang laga itu berakhir, para suporter di tribun belakang gawang selatan mementangkan spanduk berukuran besar bertuliskan "Lindungi Indonesia Dari Godaan Nurdin Yang Terkutuk".
Tak hanya itu para suporter itu pun kerap meneriakkan yel-yel Nurdin turun... Nurdin turun....," di pertengahan laga dan saat Nurdin turun dari tribun kehormatan untuk menyalami para pemain di bench.
Namun spanduk tentangan terhadap kepemimpinan Nurdin Halid di PSSI tersebut tak bertahan lama terpampang di sana. Beberapa orang yang diduga pro Nurdin Halid menurunkan paksa spanduk tersebut.
Fenomena "Perang Spanduk" ini sepertinya akan terus ada selama 'Merah Putih' berlaga di Piala AFF. Jadi kita tunggu saja sajian seperti apa lagi yang bakal dihadirkan Nurdin dan para suporter Indonesia saat laga melawan Thailand, Selasa (7/12) besok.
(mrp/din)











































