Di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (7/12/2010) malam WIB Indonesia memastikan meraih hasil 100% usai menundukkan musuh bebuyutannya, Thailand dengan 2-1. Hasil tersebut melengkapi kemenangan 5-1 atas Malaysia dan 6-0 saat menghadapi Laos.
Kemenangan atas Thailand didapat Indonesia dengan susah payah karena gawang Markus lebih dulu kebobolan di menit 68. Namun di depan puluhan ribu pendukung tuan rumah, 'Pasukan Merah Putih' bisa membalas dan membalikkan kedudukan lewat dua eksekusi penalti Bambang Pamungkas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari pertandingan 90 menit tadi hasil seri bakal adil. Thailand berusaha keras di babak pertama dan kami tak terlalu berbahaya. Lalu kami harus melakukan sesuatu, ketikan tertinggal 0-1 kami mengganti strtategi. Kami mencoba bermain lebih terbuka," sahut Riedl dalam konferensi pers usai pertandingan.
Setelah memastikan lolos ke semifinal sebagai juara grup dengan memetik dua kemenangan, Riedl menyebut kalau dia menerapkan strategi yang berbeda untuk laga kontra Thailand. Pemain diperintahkannya untuk bertahan dan baru balik menyerang melalui counter attack.
"Pertama ingin bermain bertahan dengan mengandalkan counter attack. Tapi itu tak bekerja dengan baik. Ada beberapa pemain yang akhirnya harus diganti. Contohnya Okto (Maniani), dia tak sebagus biasanya tapi dia oke," tuntas dia.
(din/krs)










































