Melalui manajer umum Hendra Sirajuddin, tim manajemen PSM mengumumkan mundur dan menyerahkan mandat kepengurusan tim kepada ketua umum klub, Ilham Arif Sirajuddin.
Ilham kemudian memberi jangka seminggu pada semua pihak yang ingin mengambil alih kepengurusan PSM, untuk melanjutkan sisa laga dalam kompetisi ISL 2010-2011.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau mundur dari ISL, toh, masih ada alternatif yang lebih baik di Liga Primer Indonesia," sambung Ilham yang juga menjabat Walikota Makassar itu.
Ilham menyebutkan, mundurnya seluruh pengurus PSM disebabkan buruknya sistem kompetisi ISL tahun ini ini. Pihak pengelola yang sudah demisioner itu mengakui, dari 11 pertandinganΒ mereka selalu merasa dirugikan dengan kepemimpinan wasit dan sanksi dari Komdis PSSI.
Salah satunya adalah dari pertandingan PSM kontra Semen Padang, di mana pihak "Juku Eja" diberi sanksi tanpa diberi kesempatan untuk menjelaskan duduk persoalan dan penyebab kerusuhan suporter.
"Semua pengurus dan para pemain PSM merasa keinginannya untuk memajukan klub terbelenggu oleh buruknya sistem. Kami juga merasa setiap tahun kami menganggarkan Rp 12,5 miliar tapi hasilnya kami sudah tahu. Jadi buat apa dilanjutkan," tambah Ilham.
Jika PSM jadi mundur dari ISL, Ilham menjamin dalam LPI yang akan dimulai pada Januari 2011,Β timnya takkan mengecewakan para suporternya.
(a2s/din)











































