Pelatih Alfred Riedl memang membatasi akses pekerja media terhadap pemainnya sejak beberapa hari lalu. Anggota skuad timnas tidak diperbolehkan melakukan wawancara di dalam hotel oleh media manapun.
Aturan dari sang bos tersebut dipatuhi oleh Firman Utina cs. Namun itu ternyata juga membuat para pemain menjadi 'pelit' mengeluarkan komentar saat ditanya media. Padahal Riedl masih memperbolehkan wartawan mendekati pemainnya seusai latihan atau pasca pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tahu kami punya dua pertandingan ke depan. Kami ingin berkonsentrasi. Bukannya kami tak mau berkomentar ke media, itu lebih untuk konsentrasi tim supaya tak terganggu," sahut Firman dalam konferensi pers usai pertandingan.
Keputusan untuk meminimalisasikan aktivitas dengan pekerja media terbukti efektif. Selain menjauhkan pemain dari kontroversi-kontrovesi, Indonesia sukses melangkah ke final setelah menang agregat 2-0 atas Filipina.
(din/rin)










































