DetikSepakbola
Selasa 21 Desember 2010, 12:32 WIB

\'Pengurus PSSI Sebaiknya Nonpartisan\'

- detikSport
\Pengurus PSSI Sebaiknya Nonpartisan\
Jakarta - Menyusul pertemuan timnas dan PSSI di rumah ketua umum Partai Golkar Aburizal Bakrie kemarin, potensi politisasi dua simbol sepakbola nasional itu menjadi bahan diskusi.

\\\"Keributan PSSI selama ini karena memang sarat politisasi. Ketika Menegpora juga tokoh parpol jadi makin keras potensi gesekannya. Jadi bagusnya PSSI dikelola non partisan aja,\\\" ujar Wasekjen DPP Partai Keadilan Sejahtera, Mahfudz Siddik, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (21\/12\/2010).

Menurut Mahfudz, kepengurusan PSSI yang nonpartisan mampu menjaga masuknya kepentingan parpol di PSSI, termasuk keinginan sejumlah politisi yang ingin mendompleng ketenaran PSSI.

\\\"Wajar aja kalau banyak pihak ingin apresiasi timnas. Kalo Ical ngundang makan dan beri fasilitas, Menegpora harus bersyukur. Soal cari simpati, politik \\\'kan memang butuh simpati sebagai bagian dari pencitraan,\\\" papar Mahfudz.

Sebelumnya Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo juga menginginkan agar PSSI tidak dipolitisasi. Tjahjo menilai politisasi membuyarkan langkah maju pengembangan sepakbola Indonesia.

Banyak pihak juga mengkritik kepengurusan PSSI yang sebagian besar politisi. Dikhawatirkan PSSI tak lagi menjadi lembaga yang netral dalam menjaring generasi atlet muda sepakbola Indonesia.

Kritik yang terus berdatangan dari ini dikarenakan undangan makan siang Ical buat timnas yang sedang berjuang di Piala AFF. Ketua Umum PSSI Nurdin Halid dalam sambutannya berterima kasih secara khusus kepada keluarga Bakrie karena menjadi donatur tetap selama tujuh tahun terakhir kepemimpinan dia.

Selain menjamu makan, Ical juga telah memberikan bonus Rp 2,5 miliar kepada timnas di malam setelah menyingkirkan Filipina di semifinal. Juga ia menghibahkan lahan seluas 25 hektar untuk pembinaan dan pusat pelatihan timnas.

Jamuan makan tersebut kemudian memunculkan berbagai spekulasi politik karena sebelumnya Presiden SBY telah mengundang timnas lebih dulu.

Golkar sendiri telah membantah adanya rivalitas SBY dengan Ical dalam hal memperhatikan PSSI. Golkar juga membantah ada muatan politik dalam jamuan tersebut.




(a2s/roz)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed