Dengan total kapasitas yang dimiliki berjumlah 87.411 tempat duduk, jatah 15.000 lembar tiket yang diperuntukkan buat fans Indonesia mungkin tak seberapa. Namun kesempatan mendukung Firman Utina cs langsung dari pinggir lapangan tersebut tak akan disia-siakan begitu saja.
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia mengimbau agar WNI yang berada di negara tersebut mendukung langsung ketika timnas Indonesia berlaga di Stadion Bukit Jalil pada 26 Desember 2010 mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warna merah telah menjadi identitas fans Indonesia sepanjang Piala AFF 2010. Dukungan luar biasa dari suporter telah membuat Stadion Utama Gelora Bung Karno berubah menjadi warna tersebut di setiap matchday, kondisi yang diharapkan bisa menular di Stadion Bukit Jalil.
Dai juga menegaskan kalau pihaknya tidak mengintruksikan agar para WNI yang bekerja di pabrik-pabrik tersebut untuk meliburkan diri. "Ini hanya himbauan. Kalau mereka kebetulan sedang libur,ya datang ke Bukit Jalil. Himbauan ini sudah kami sampaikan ke koordinatornya masing-masing," jelasnya.
Mantan Kapolri itu juga mengatakan, telah berkomunikasi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia bahwa supporter Indonesia adalah supporter yang tertib dan sportif. Karena itu dia melanjutkan, jika terjadi satu kekisruhan usai pertandingan nanti agar kepolisian Malaysia bisa bertindak adil dan proporsional sesuai undang-undang yang berlaku.
Selain dari pekerja yang berada di Malaysia, dukungan terhadap timnas juga akan datan dari pelajar Indonesia yang sedang belajar di Malaysia. Demikian imbauan lain Dai Bachtiar.
"Kami sudah pertimbangkan untuk menyediakan bus untuk TKI dan mahasiswa yang mau datang langsung ke Bukit Jalil," cetusnya.
Demi memeriahkan dukungan, pihak KBRI juga sudah memesan kaos timnas langsung dari Jakarta. Tak tanggung-tanggung, yang dipesan jumlahnya mencapai dua ribu buah.
Atase Tenaga Kerja KBRI Agus Triyanto menambahkan, KBRI juga sedang melobi Football Association Malaysia (FAM) untuk bisa membuka loket tiket khusus supporter Indonesia di KBRI.
"Karena kalau pembelian tiket semuanya dipusatkan di Bukit Jalil, dikhawatirkan ada gesekan antara WNI dengan warga Malaysia," tambahnya.
Dua Menteri Nonton Langsung
Dai juga mengungkapkan, dua menteri Indonesia akan menonton langsung laga final leg pertama tersebut.
"Menegpora Andi Mallarangeng dan Menakertrans Muhaimin Iskandar juga akan menonton langsung pertandingan. Kedatangan mereka juga karena sekalian ada pertemuan bilateral," pungkas Dai.
(rmd/din)











































