Salah satu isi BBM yang sejak dua hari lalu beredar adalah seruan supaya suporter memakai batik dan membawa atribut-atribut lain yang pernah diklaim milik Malaysia seperti angklung dan reog, saat menyaksikan laga final kedua di Gelora Bung Karno pada 29 Desember.
Imbauan itu juga "mengimingi-imingi" potensi Indonesia masuk buku rekor dunia untuk kategori jumlah pemakai batik terbanyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada akhirnya pesan tersebut "dibalas" pula dengan BBM yang lain. "Disinyalir broadcast tersebut dibuat oleh orang malaysia untuk memudarkan aura merah putih di stadion GBK sehingga menyebabkan tim Malaysia lebih nyaman bermain di GBK. Ketahuilah bahwa semua lawan yang bermain di GBK bergetar dan takut ketika masuk stadion dan melihat lautan merah putih dan teriakan INDONESIA."
Di pertandingan ketiga grup Indonesia melawan Thailand, beredar seruan via BBM (dan situs jejaring sosial facebook dan twitter) supaya publik GBK berbatik ria. Hasilnya, GBK tetap dominan dengan warna merah.
Dari cukup banyak pesan berantai via BBM yang ada, boleh jadi yang paling positif adalah menjelang semifinal melawan Filipina. Diserukan supaya penonton tidak membawa mercon dan kembang api ke dalam stadion karena itu bisa membuat Indonesia kena sanksi dari AFF.
Selain yang bersifat imbauan dan larangan, ada juga BBM yang dimaksudkan untuk "main-main". Salah satunya menyangkut tiket seperti di bawah ini, terkait kenaikan harga di semifinal dan final:
HARGA TIKET FINAL AFF:
- sebelah SBY Rp 5 jt
- VVIP Rp 1 juta
- pasti kesorot TV 750 rb
- VIPΒ Barat Rp 500 rb
- VIP. Timur Rp 350 rb
- CategoryΒ I. Rp 200 rb
- CategoryΒ II Rp 150 rb
- Category III (Tribun) Rp 75ribu
- Category IV (diceritain) 2 ribu ongkos cerita :D
Ada-ada saja.
(a2s/din)










































