Untuk mendukung 'Pasukan Garuda' lewat iringan doa, acara istighosah akbar dihelat pesantren Asidiqiyah, Kamis (23/12/2010) sore WIB. Niatan tersebut jelas pantas diberi acungan jempol.
Akan tetapi, makna istighosah itu lantas malah jadi terasa sedikit tercederai karena nuansa yang ada. Bukannya berlangsung khusyuk, suasana justru hiruk-pikuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan saat para anggota timnas sudah mencapai tempat yang diperuntukkan buat mereka, suasana hiruk-pikuk belum juga surut. Lampu blitz dari berbagai macam kamera pun tak sekali-dua menyalak di tengah-tengah acara.
Yang namanya memberikan doa tentu saja bagus, apalagi untuk timnas yang akan berlaga membela nama bangsa. Tapi kalau begini caranya?
(krs/a2s)










































