Kekalahan tersebut tentunya masih tak bisa dilupakan sepenuhnya oleh para pemain Malaysia, meskipun para pemainnya tempo hari sudah menegaskan bahwa yang lalu biarlah berlalu dan akan menjadikan laga final di Stadion Bukit Jalil, Minggu (25/12/2010) besok sebagai ajang "balas dendam".
Namun untuk lebih menguatkan mental para pemainnya menghadapi perlawanan Firman Utina cs besok, Rajagobal pun memberikan contoh bagaimana Madrid yang bisa bangkit setelah kalah telak 0-5 dari Barcelona akhir bulan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ingin Malaysia seperti Madrid. Saat mereka kalah 0-5 dari Barcelona, mental mereka tetap kuat dan terjaga. Setelahnya pun mereka mampu menang," tukas Rajagobal kepada wartawan usai memimpin latihan sore di Bukit Jalil, Sabtu (25/12/2010) sore WIB.
"Hasil itu sudah lalu dan tidak perlu dibicarakan lagi makanya saya ingin anak-anak tampil baik esok dan memberikan perlawanan kepada pasukan Indonesia," tuntasnya.
(mrp/roz)










































