Ketika detiksport tiba di lobi hotel Palace of Golden Horses sekitar pukul 19.15 waktu setempat, terlihat manajer tim Andi Darussalam Tabusalla sedang dihampiri oleh dua staf KBRI Malaysia yang meminta secara khusus ke-22 pemain 'Merah Putih' untuk bertemu dengan Menpora yang memang sengaja datang ke Malaysia untuk menonton laga final.
Namun keinginan itu pun langsung mendapat penolakan keras dari Riedl yang kebetulan baru tiba di lobi dan hendak menuju restoran untuk makan malam bersama timnya. Dua staf KBRI yang memang disuruh langsung oleh staf Menpora itu, terlibat pembicaraan serius dengan Riedl, Andi dan juga asisten manajer Iwan Budianto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak bisa. Saya tidak mau pemain saya diganggu," tegas Riedl saat berbicara dengan perwakilan staf KBRI Malaysia itu.
Alhasil kedatangan kedua staf KBRI itu ke hotel sia-sia dan mereka pun tak bisa berbuat banyak karena mereka hanya disuruh oleh Menegpora untuk menyampaikan pesan tersebut, yang akhirnya ditolak langsung oleh Riedl.
Gangguan kerap datang mendera timnas pasca penampilan gemilang mereka di penyisihan dan makin meningkat intensitasnya ketika mereka sukses lolos ke final.
==============
Foto: Riedl, kala memberikan instruksi kepada Andi Darussalam Tabusalla di lobi hotel. (detiksport/mrp)
(mrp/roz)










































