Nurdin Tuding Ada Provokator di GBK

Nurdin Tuding Ada Provokator di GBK

- Sepakbola
Minggu, 26 Des 2010 16:06 WIB
Jakarta - Ketua Umum PSSI Nurdin Halid angkat bicara menanggapi kerusuhan dalam antrean tiket final AFF Suzuki Cup 2010 di Jakarta. Nurdin menuduh ada provokator di balik kerusuhan itu.

Seperti diberitakan, puluhan ribu suporter yang tengah mengantre tiket kategori III untuk partai final kedua antara Indonesia kontra Malaysia, mengamuk. Mereka menjebol pagar di luar dan dalam Stadion Gelora Bung Karno.

"Saya mendengar ada provokator di dalam stadion tadi," ujar Nurdin saat diwawancarai secara langsung oleh TvOne, Minggu (26/12/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya memohon kepada aparat keamanan agar dihentikan ulahnya karena itu mengganggu persiapan panitia lokal (LOC) menyambut final leg 2," imbuh Nurdin.

Dalam pernyataannya, Nurdin enggan mengakui adanya kelemahan dalam sistem penjualan tiket yang penuh dengan manipulasi dan tipu-tipu. Padahal, itulah yang membuat para pengantre yang telah menunggu berjam-jam naik pitam.

"Saya sudah minta laporan Ketua LOC Djoko Driyono, dia melaporkan dari jam 10.00 pagi, loket dibuka tapi tidak bisa melayani karena dari 20 loket cuma ada satu loket yg tertib. Kalau kami buka loket itu saat pengantre tidak tertib, akan terjadi kerusuhan," kata Nurdin.

Nurdin menyatakan kalau penjualan tiket akan diteruskan apabila para pengantre mau tertib dalam menunggun giliran.

"Saudara-saudarku, marilah memberikan contoh yang baik, memperlihatkan kepada masyarakat luar negeri bahwa kita bangsa yang berbudaya," pinta Nurdin.

"Loket penjualan akan dibuka kembali kalau antrean tertib dan kami mendapat jaminan keamanan dari polisi. Kalau bisa tertib, saya meminta seluruh panitia melayani sampai pagi. Tiket masih ada..." lugas dia.


(arp/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads