lawan.
Bendera Negeri Jiran berkibar hampir di setiap sudut stadion. Bunyi terompet silih slaing bertautan satu dengan yang lain. Sorak-sorai kemenangan terdengar dari setiap sudutnya.
Usai pertandingan, para suporter 'Harimau Malaya' merayakan kemenangan tim asuhan K. Rajagobal di halaman stadion seraya terus berteriak 'Malaysia.. Malaysia' dengan mimik sumringah, tak ayalΒ teriakan tersebut disambut suporter lainnya, "Boleh."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebuah stand makanan Kelantang Fried Chciken bahkan rela memberikan diskon kepada setiap pembeli. Sajian ayam kentang yang biasa dijual RM 3.50 dibandrol RM 2.
"Ini hadiah untuk penonton yang kasih semangat Tim Malaysia," kata sang pedagang, Raidah, kepada detikcom usai pertandingan.
Ada yang unik dari perayaan kemenangan tersebut. Sebagian dari mereka rela berdesakan menunggu petinggi raja-raja negara federasi keluar dari pintu VVIP stadion.
Seperti meminta restu dan doa, para suporter meminta setiap raja yang keluar untuk berteriakΒ 'Malaysia!'. Teriakan tersebut tentunya akan disambut balik suporter yang menyemut
di halaman parkir depan pintu masuk utama stadion.
Para polisi anti huru-hara Polis Diraja Malaysia tetap bersiaga dengan atribut helm dan tameng untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Mereka berjaga di setiap pintu keluar
Merah, Kuning, dan Hijau.
Perayaan kemenangan tersebut juga menjadi buruan para pencari berita. Silih berganti para suporter diwawancarai menanggapi kemenangan tersebut.
"Kita tidak menyangka Malaysia akan menang dalam pertandingan kali ini. Malam ini menjadi kebangkitan bolasepak negeri kami," kata salah seorang suporter usai diwawancarai tv
lokal, Nirzam (33) kepada detikcom, Minggu (26/12/2010) pukul 23.45 waktu setempat.
Leg kedua Final AFF Suzuki Cup belum berakhir, akankah para suporter bertandang ke Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan untuk memberi dukungan tim kebanggaan mereka?
"Saya belum tahu, kalau ada tiket dan kesempatan saya ke sana," kata Nazeer.
Tentunya, ketika dia berkesempatan hadir di Jakarta dalam laga final kedua tersebut dirinya berharap jaminan keamanan pemerintah setempat.
"Kalau aman kita ke sana ramai-ramai dengan suporter lain," ujar pria asal Kelantan ini.
Di jalanan, tak terlihat aksi konvoi yang membuat macet jalanan. Suporter yang berkendaraan motor tetap menggunakan perlengkapan berkendara, sementara itu tidak tampak konvoi di atas kendaraan bagi mereka yang menggunakan mobil.
(ahy/roz)











































