"Alfred baru melatih dari Juli, dan dia pelatih yang baik," tutur Andi di depan wartawan saat jumpa pers pre-match final leg kedua Piala AFF 2010 di Hotel The Sultan, Jakarta, Selasa (28/12/2010) siang.
"Kita punya banyak gangguan dalam persiapan seperti ada kompetisi (ISL). Tapi dia mampu memilih pemain-pemain yang baik dan membuat kombinasi pemain muda dan senior. Dan kita bisa lihat sekarang, tim kita bermain baik."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria berusia 61 tahun itu dikenal sebagai pelatih yang sangat disiplin dan itu ia tularkan pada para pemain timnas yang ia tangani. Tak heran jika Riedl merasa kesal karena timnas terlalu direcoki oleh media yang terus meminta wawancara pemain, serta agenda-agenda tak penting dari PSSI.
Cerita kedisiplinan Riedl pernah menjadi pemberitaan menjelang pertandingan persahabatan melawan Maladewa di Bandung pada pertengahan Oktober lalu. Ketika itu ia sempat "mengusir" dokter pribadi Andi karena berada di ruangan tim saat mengadakan briefing dengan pemain. Sang manajer kesal dan sempat mengkritik Riedl. Kepada pers ia berkata, "Dia yang mau datang ke sini karena cari makan... Riedl harus tahu adat."
Kini Riedl sudah menjadi sosok yang dikagumi suporter Indonesia. Banyak yang berharap dia bisa bertahan lama sebagai arsitek timnas. (a2s/krs)











































