SBY Sambut Gembira Acara-acara Nobar

Piala AFF

SBY Sambut Gembira Acara-acara Nobar

- Sepakbola
Rabu, 29 Des 2010 16:56 WIB
Jakarta - Animo penonton Tanah Air demikian luar biasa untuk menyaksikan laga leg II final Piala AFF 2010. Maka dari itu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun berterimakasih kepada pihak yang sudah berinisiatif menggelar acara nobar.

Demi menonton langsung laga final leg II Piala AFF 2010 antar Indonesia kontra Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Rabu (29/12/2010) malam WIB, puluhan ribu orang rela berduyun-duyun mendatangi lokasi pembelian tiket.

Antrean dan proses pembelian yang sarat masalah pun tidak menyurutkan animo mereka. Ini jelas menunjukkan betapa besarnya keinginan fans 'Merah Putih' untuk menunjukkan dukungannya kepada timnas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pun demikian, jelas tidak semua bisa nonton langsung di SUGBK karena tiket yang dilepas ke publik hanya sekitar 77 ribu saja. Untungnya semangat itu sedikit bisa terlampiaskan dengan banyaknya tempat-tempat yang menggelar acara nonton bareng alias nobar. SBY pun mengunggkapkan rasa terimakasihnya untuk mereka.

"Saya juga dengar hari ini ada banyak nobar di seluruh DKI Jakarta. Ada yang nobar di mall dan kantor. Demikian juga di kota-kota lain," tukas SBY di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Rabu (29/12/2010).

"Saya ucapkan terimakasih atas inisiatif dari semua pihak memberikan fasilitas seperti itu. Sebab kan tidak mungkin semua bisa masuk bareng ke dalam stadion," lanjutnya.

Dukung Timnas dengan Sportif

Untuk para suporter yang berkesempatan datang dan nonton langsung di SUGBK, SBY juga mengimbau agar mereka mampu memberikan kesan positif yang mencerminkan fans di Tanah Air.

SBY berharap agar para penonton di SUGBK bisa memberikan dukungan kepada Firman Utina cs tanpa menanggalkan sportifitas dalam berolahraga.

"Saya imbau nanti pada saat kita menonton di GBK tetaplah tertib. Jagalah pertandingan tetap berjalan lancar dan aman."

"Kemarin di Malaysia pertandingan sempat dihentikan karena ada sinar laser yang ditujukan ke wajah pemain kita hingga mood pemain jadi hilang. Kita tidak perlu seperti itu. Kita harus sportif," tegasnya.


(krs/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads