"Terus terang saya bingung, kenapa PSSI sewot banget dengan LPI. Begitu kelihatan kalap. Maka dari itu kami tidak merasa perlu menanggapi. Kami fokus saja ke persiapan tim," ujar CEO Bandung FC, M. Kusnaeni, dalam bincang-bincang dengan detiksport, Jumat (31/1/2010 pagi.
Seperti diketahui, LPI yang beranggotakan 19 tim akan kickoff 8 Januari. PSSI selalu berdalih tidak boleh ada kompetisi lain kecuali yang dinaungi mereka. Tiga klub, Persema Malang, Persibo Bojonegoro dan PSM Makassar, mereka jatuhi sanksi karena beralih dari Indonesian Super League (ISL) dan LPI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Si ibu (PSSI) sekarang sedang marah karena keinginannya tidak terpenuhi. Tapi pada akhirnya dia akan sadar kok bahwa pilihan anaknya semata-mata untuk kebaikan bersama. LPI juga begitu. Kami klub-klub LPI mengambil sebuah pilihan yang kami yakini benar."
Bung Kus juga tidak habis pikir kenapa PSSI masih berpikir LPI tak pernah melakukan upaya afiliasi dengan federasi, karena hal itu sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Ia juga mengangap klaim PSSI bahwa LPI tidak sesuai dari aturan FIFA dan AFC, berlebihan dan terkesan dibuat-buat saja.
LPI digagas oleh pengusaha Arifin Panigoro dan diikuti 19 klub. Sebagian besar klub baru, ada pun yang "reinkarnasi" sebuah klub lama. Ke-19 klub tersebut adalah Aceh United, Bali de Vata, Bandung FC, Batavia Union, Bogor Raya, Cendrawasih Papua, Jakarta 1928, Kabau Padang, Ksatria XI Solo, PSM, Manado United, Medan Bintang, Medan Chiefs, Persebaya, Persema, Persibo, Real Mataram, Semarang United, dan Tangerang Wolves.
Berita-berita seputar peluncuran LPI:
LPI Resmi Diluncurkan, 19 Klub Pasti Ikut
LPI Upayakan Afiliasi dengan PSSI
LPI dan ISL Diharapkan Bersaing Sehat
LPI Subsidi Klub Sampai Rp 20 M
Arifin Panigoro: Beginilah Sepakbola Indonesia Seharusnya
LPI untuk Sepakbola Indonesia yang Lebih Baik
(a2s/arp)










































