Persema terancam sanksi setelah boyongan ke LPI di tengah-tengah jalannya musim kompetisi Indonesia Super Liga (ISL). PSSI sendiri tidak mengakui eksistensi LPI sehingga menilai bahwa semua yang berkecimpung di dalamnya ilegal.
Dengan demikian, sanksi berat pun mengancam Persema, klub-klub LPI lain, termasuk juga para pemainnya. Namun, pihak ISL dan PSSI masih belum akan menjatuhkan hukuman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tindakan serupa akan diambil terkait Irfan yang sudah memastikan untuk tetap membela Persema, sehingga membuat masa depannya di timnas pun jadi tidak jelas.
"Kita belum bisa ambil tindakan apa pun terhadap Irfan Bachdim. Kita baru bisa ambil tindakan kalau Irfan Bachdim sudah ada di situ (bermain untuk Persema di LPI)," tukas Andi.
"Kalau Anda bisa bawa kontraknya ke sini, barulah saya percaya," jawab Andi saat disebutkan bahwa Irfan sudah teken kontrak dengan Persema untuk mengikuti LPI. "Kita lihat saja nanti tanggal 8, apa dia benar-benar main atau tidak."
(krs/a2s)










































