Kongres II PSSI yang dibuka Jumat (21/1/2011) malam WITA akhirnya dihelat hari ini. PSSI mengadakan kongres tertutup, dan baru akan mengumumkan hasil kongres kepada wartawan pada pukul 16.00 WITA.
Yang berada di dalam adalah mereka yang berasal dari pengurus-pengurus provinsi, termasuk perwakilan klub-klub yang diakui oleh PSSI. Mereka yang membelot ke LPI, tak diakui, kendati mereka mengklaim mendapatkan undangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di antara teriakan-teriakan "Nurdin Turun!" yang disuarakan oleh para pendemo, Saleh dan Asmuri juga ikut menyuarakan keberatannya. Asmuri keukeuh minta diizinkan masuk karena merasa memiliki hak dan sudah diundang, tapi PSSI, yang diwakili Togar Manahan Nero, menolaknya.
Asmuri akhirnya hanya diizinkan menyampaikan keluhannya melalui surat yang dibawanya, tapi tidak bisa masuk. "Daripada kamu nanti malah diteriaki satu kongres," debat Togar.
"Kalau mau bikin kongres, silakan buat kongres dengan Arifin (Panigoro, pencetus LPI)," sahut Togar lagi.
Saleh yang tampak tak suka dengan perlakuan PSSI itu juga sesekali memberikan timpalan. Kepada wartawan ia menertawakan sikap PSSI yang selalu berlindung di balik peraturan, tapi justru tak menindahkan peraturan itu sendiri.
"Di mana pun seorang mantan narapidana itu malah tak bisa duduk di dalam anggota federasi. Ini malah jadi ketua umum. Kan lucu."
"Organisasi ini sudah seperti organisasi mafia saja," ucapnya seraya geleng-geleng kepala.
(roz/nar)










































