Persela Kalah, Suporter Rusuh

Liga Bank Mandiri

Persela Kalah, Suporter Rusuh

- Sepakbola
Rabu, 05 Mei 2004 19:02 WIB
Surabaya - Pertandingan Liga Bank Mandiri antara Persela Lamongan dan Persebaya Surabaya berlangsung rusuh, Rabu (5/5/2004). Suporter tuan rumah mengamuk setelah karena kecewa dengan kekalahan Persela 0-3. Pertandingan antara kedua tim asal Jawa Timur yang digelar di Stadion Surajaya, Lamongan terpaksa dihentikan di menit ke-64. Bentrokan antara pendukung tuan rumah dengan aparat keamanan di dalam lapangan akhirnya tidak dapat terelakan. Namun, tanda-tanda pertandingan akan rusuh memang sudah terlihat sejak awal pertandingan. Suporter tuan rumah mulai terlihat kecewa di saat Danilo Fernando telah berhasil membobol gawang tuan rumah Persela di menit ke-2. Sekitar 20 ribu suporter yang memadati Stadion Surajaya, semakin kecewa setelah Uston Nawawi kembali menjebol gawang Persela di menit ke-5. Puncak kekecewaan pendukung Persela mencapai puncaknya di menit ke-29 setelah mereka tertinggal 0-3.Para penonton di tribun timur akhirnya dapat merangsek masuk ke dalam lapangan dengan menjebol pagar setelah Cristian Carasco membuat Persebaya unggul 3-0. Namun, aparat keamanan masih dapat menahannya sehingga pertandingan dilanjutkan.Di babak kedua, performa Persela juga tidak menunjukan perbaikan. Tepat pada menit ke-64 sebuah bola api yang biasa dipergunakan untuk SOS, masuk ke dalam lapangan. Penonton juga mulai berulah dengan melempari batu dan kayu ke arah pemain.Para pemain Persebaya dan juga wasit akhirnya lari untuk mencari tempat perlindungan. Tak lama kemudian suasana semakin tidak terkendali setelah pintu berhasil dijebol masa dan mereka mulai mengejar pemain dan juga menyerang aparat keamanan. Pihak masa dan aparat sempat saling berhadapan sehingga terjadi maju mundur. Mungkin karena trauma akan kejadian penyerangan mahasiswa di Makassar, aparat akhirnya lari keluar lapangan karena tidak ingin bentrok. Pihak kepolisian terlihat terkesan lambat menangani masalah tersebut dan masa sempat menduduki stadion. Namun, suasana mulai reda setelah polisi anti huru-hara datang menyisir karena dikhawatirkan ada korban dari penonton yang disangka Bonek Surabaya.Saat pertandingan sempat ada kabar bahwa Bonek melakukan provokasi dengan masuk ke stadion menyusup dalam penonton Persela. Padahal pada pertandingan tersebut para supoter Persebaya telah menyatakan tidak akan datang ke Surajaya.Mereka lebih memilih menyaksikan tim 'Bajul Ijo' dilayar televisi yang ditayangkan langsung oleh TV lokal JTV (Jawa Pos TV). Sedangkan aparat keamanan telah mengamankan sekurang-kurangnya tiga orang suporter. Akibat kerusuhan tersebut pemain Persebaya Cristian Carasco sempat tidak sadarkan diri setelah terkena lemparan batu di pinggangnya. Sementara korban dari pihak aparat dan juga suporter masih belum diketahui.Sementara itu Manajer Persebaya Saleh Mukadar menyesalkan terjadinya insiden tersebut. Ia juga meminta PSSI agar tegas dan tanggap menyelesaikan masalah tersebut tanpa harus menunggu laporan. Selain kerusakan di dalam dan juga pagar Stadion Surajaya. Kerusuhan tersebut juga membuat lalu lintas di jalan Pantura yang menghubungkan Surabaya-Tuban macet total. (key/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads