Liga Bank Mandiri
Gol Budi Menangkan Persija
Rabu, 05 Mei 2004 20:30 WIB
Jakarta - Menjamu Pelita Krakatau Steel di stadion Lebak Bulus, Rabu (5/5/2004), Persija Jakarta mampu meraih nilai maksimal setelah menag 1-0 lewat gol semata wayang Budi Sudarsono. Kemenangan Persija juga ditandai dengan atraksi simpatik dari kedua pendukung.Persija yang turun dengan kekuatan penuh tampil dominan sejak awal pertandingan. Bermain dengan tempo cepat, Aris Indiarto Cs beberapa kali mampu menerobos sampai ke jantung pertahanan Pelita KS. Sementara pelatih Pelitas KS Danurwindo yang berencana mendatangkan striker asal Afrika Selatan di putaran dua mendatang, tidak mau mengambil resiko dan menginstruksikan Samuel Cibly dan kawan-kawan untuk bermain tenang dan sabar.Menit ke-14, Persija memiliki kesempatan melalui tendangan sudut. Budi Sudarsono dengan gesitnya mampu melepaskan diri dari kawalan pemain belakang lawan, dan menyundul sepak pojok Emmanuel de Porras ke pojok kiri atas gawang, dan gagal diantisipasi kiper Bayu Cahyo. Ketinggalan satu gol membuat Pelita KS lebih berani untuk menyerang. Sebuah peluang sempat diperoleh Pelita melalui Taryana. Sayangnya tendangan Taryana masih membentur tiang gawang Samsidar.Babak kedua pertandingan masih berjalan dalam tempo tinggi. Bahkan beberapa kali kedua tim sempat bersitegang, karena benturan-benturan yang kerap terjadi. Namun ketegasan wasit Endra yang memimpin pertandingan wampu meredam emosi kedua tim. Persija yang sudah unggul satu gol tidak mau mengendorkan serangan. Budi akhirnya digantikan tenaga baru Bambang Pamungkas. Hasilnya serangan Persija kembali meningkat. Lewat tendangan keras E.Deporras nyaris saja menambah keunggulan Persija, namun bola masih membentur tiang gawang. Hingga pertandingan berakhir kedudukan 1-0 bagi kemenangan Persija tetap tidak berubah.Usai pertandingan, manager Persija IGK Manila mengatakan masih banyak yang harus diperbaiki. Manila juga menargetkan akan mendatangkan pemain asing. "Kita hanya punya waktu satu minggu sebelum putaran kedua dimulai. Saya punya target mendatangkan pemain Argentina," ujar Manila.Berbeda dengan pertandingan di daerah lain yang sempat berlangsung rusuh, pendukung tuan rumah 'The Jackmania' dan pendukung tim tamu 'The Volkano' saling menunjukkan sikap sportifitas. Pada istirahat babak pertama, kedua pendukung melakukan pertukaran kaos tim secara simbolis melalui perwakilannya. Bahkan setelah pertandingan selesai, kedua pendukung bersama sama bernyanyi lagu sipatu gelang yang dipelesetkan. "Buat apa ribut, buat apa ribut, ribut itu tak ada gunanya," nyanyi kedua tim sambil bergoyang bersama. Bravo βThe Jackmaniaβ, Bravo βThe Volkanoβ. (key/)











































