Pengamatan detikSport, Marcio mendatangi Mapolresta Samarinda untuk memenuhi panggilan penyidik sekitar pukul 22.00 WITA,didampingi Legal Official Deltras Sidoarjo Makin Rahmat. Di kantor polisi, Marcio yang datang mengenakan kaos hijau itu diperiksa di Ruang Piket Fungsi Reserse Kriminal.Tidak ada komentar dilontarkan pemain berambut cepak itu.
Kepada wartawan,Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Arif Budiman Sik membenarkan pemeriksaan terhadap Marcio Souza atas laporan Tommy Ermanto (ketua panpel Persisam Samarinda vs Deltras Sidoarjo) dengan dugaan tindak penganiayaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Arif,pemeriksaan terhadap terlapor Marcio Souza,masih dalam tahap pemeriksaan dan pengumpulan keterangan saksi-saksi. "Kita masih mengkaji apakah delik penganiayaan itu terjadi," ujar Arif.
Arif mengatakan,berdasarkan keterangan yang diperoleh penyidik,Marcio juga mengaku mengalami penganiayaan,meski tidak mengetahui persis pelaku penganiayaan terhadapnya.
"Dia (Marcio Souza) juga mengaku merasa dipukul. Saudara Souza sendiri mengaku tidak mengenali. Tapi mengenali ciri-ciri pelaku dengan tubuh agak gempal dan berambut agak botak," tambah Arif.
Ditanya wartawan apakah ada kemungkinan penyidik melakukan penahanan terhadap Marcio, Arif belum bisa memastikan. "Sementara masih saksi," ucap Arif.
Ditanya lebih jauh apakah Marcio memang memukul Tommy Ermanto, Arif enggan memberikan jawaban pasti.
"Keterangan dari dia,ini masih substansi.Nanti kita tunggu kesimpulan penyidik," tutup Arif.
Hingga dua jam berlalu,Marcio Souza masih menjalani pemeriksaan penyidik. Sejumlah wartawan masih menunggu jalannya pemeriksaan untuk meminta tanggapan Marcio beserta offisial yang mendampinginya.
Foto: Suasana pemeriksaan Marcio Souza (berkaos hijau) di Mapolresta Samarinda, Kamis (3/3/2011) malam WITA (detiksport/Saud Rosadi)
(nar/roz)










































