Adjie yang merupakan manajer timnas U-23, yang salah satu angota skuadnya adalah Okto, meninggal dinihari tadi, Sabtu (5/2/2011), karena serangan jantung.
"Saya dengar kabar ini dari Pak Widodo (C. Putra, asisten pelatih timnas) sekitar jam setengah dua. Saya terkejut sekali. Saya tidak bisa bicara. Saya terpukul," ungkap Okto saat melawat ke rumah duka di Taman Cilandak, Jakarta Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya dikasih nasehat. Dia luar biasa. Kami baru kenal seminggu, tapi saya tersentuh dengan dia. Kemarin terakhir ketemu, saya ada rasa tidak enak sama dia. Saya bilang, terima kasih Oom manajer telah mendampingi saya. Ini luar biasa," tutur Okto.
"Dia pesan sama saya untuk berbuat yang terbaik untuk Indonesia. Sebagai pemain saya tidak bisa balas apa-apa. Saya cuma bisa mendoakan supaya dia tenang di seberang sana, dan bahagia." (a2s/a2s)











































