"Laga yang menarik dan enak ditonton. Kita lengah. Harus diakui, kelengahan itu jadi kesalahan kami," kata Manajer PSPS Pekanbaru Dastrayani Bibra kepada wartawan usai pertandingan di Press Room Stadion Segiri Samarinda, Jl Kesuma Bangsa, Kamis (10/2/2011) malam.
"Kami suah ingatkan anak-anak, hati-hati di 15 menit awal dan 15 menit akhir. Terbukti babak kedua, satu menit berlangsung Persisam cetak gol melalui Julio Lopez. Akhir babak kedua, kecolongan lagi. Memang ya antisipasi kita yang salah.β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu kubu Persisam juga memberi poin kredit untuk PSPS, yang dinilai bermain dengan teknik dan determinasi tinggi.
"Berbagai peluang memang gagal buat gol, tapi tinggal menunggu waktu saja dan berhasil," ujar Ofisial Persisam Hendri Subagyo.
Diakui Hendri, Persisam memang menargetkan menyapu bersih semua laga kandang, termasuk melawan Persija Jakarta hari Minggu (13/2/2011) mendatang.
"Kita pasti benahi kekurangan yang ada. Target memang semua partai home, jangan sampai lepas," tambah Hendri.
Baik PSPS maupun Persisam menunjuk padatnya jadwal ISL dan minimnya waktu recovery Sebagai penyebab para pemain mudah kelelahan.
"Bahkan tiga pemain kita yang kita masukkan berasal dari pemain U-21. Memang harus pintar-pintar melakukan rotasi pemain," imbuh Hendri.
(a2s/nar)











































