Aksi tersebut dimulai hari ini, Selasa (22/2/2011), sekitar pukul 10.30 WIB. Sekitar 50-an orang melakukan demo dengan melakukan orasi dan menggelar berbagai poster dan spanduk yang mengecam PSSI rezim Nurdin Halid.
"Ganyang Nurdin", "Reformasi PSSI Menyeluruh", "Korupssi, Nurdin Harus Dihentikan", demikian beberapa poster yang diusung para demonstran, yang mengatasnamakan dirinya Masyarakat Aceh Pecinta Sepakbola.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami juga mendesak PSSI Aceh untuk mencabut pernyatan dukungan buat Nurdin sebagai calon ketua umum baru. Ini sangat memalukan," seru seorang orator, terkait pernyataan ketua Pengprov PSSI Aceh yang juga ketua KONI Aceh, Zainuddin, yang tetap mendukung Nurdin Halid.
Tuntutan lain yang disuarakan adalah mendesak PSSI untuk melaksanakan pemilihan ketua dan pengurus baru secara fair, tanpa politik uang, demi kemajuan sepakbola Indonesia.
"Ini harga mati. Kami berjanji akan terus berjuang sampai tuntutan kami ini direalisasikan."
Pada aksi yang berlangsung di bawah terik matahari itu pendemo menginjak-injak poster karikatur Nurdin Halid dan membakarnya.
Selain di Aceh, di beberapa daerah lain suporter juga mulai melakukan demonstrasi seperti di Yogyakarta, Pontianak, dan Surabaya. Di Jakarta, massa rencananya akan menyatroni markas PSSI di Senayan jelang sore ini.
(a2s/arp)











































