Pada Jumat (25/2/2011) siang WIB, sekitar 500-an orang yang terdiri dari kelompok Pasoepati (Solo), Bogor Raya (Bogor), Basoka (Kudus) dan The Jak (Jakarta) beraksi di sekitar Pintu X Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Mereka tidak bisa mendekat ke arah Kantor PSSI karena di tengah jalan dihalangi aparat kepolisian yang memalangkan truk di jalan. Polisi melakukannya untuk mencegah massa ini bertemu dengan massa pro PSSI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara bergantian, beberapa orator menyuarakan pendapatnya di atas mobil berpengeras suara. Selain berorasi mengecam PSSI dan Nurdin dengan bahasa Indonesia, mereka kadang juga bicara dengan bahasa Jawa.
Selain itu, para pendemo juga dihibur oleh sebuah band yang menyanyikan lagu-lagu berirama rap dengan lirik mengecam PSSI dan Nurdin Halid.
Setelah ini, suporter dari Bogor mengaku akan mendatangi KPK untuk mendesak lembaga itu mengusut dugaan korupsi Nurdin, sedangkan anggota Pasoepati menyatakan akan tinggal di sana sampai Nurdin mundur.
Aksi ini dijaga oleh sekitar 200-an aparat kepolisian.
(arp/rin)











































