Pro PSSI Pergi, Massa Kontra Berdatangan

Pro PSSI Pergi, Massa Kontra Berdatangan

- Sepakbola
Jumat, 25 Feb 2011 15:30 WIB
Pro PSSI Pergi, Massa Kontra Berdatangan
Jakarta - Beberapa saat setelah massa pro kepengurusan PSSI meninggalkan Senayan, giliran massa kontra PSSI yang datang. Mereka kembali mendesak Nurdin Halid mundur sebagai Ketua Umum PSSI.

Pada Jumat (25/2/2011) siang WIB, sekitar 500-an orang yang terdiri dari kelompok Pasoepati (Solo), Bogor Raya (Bogor), Basoka (Kudus) dan The Jak (Jakarta) beraksi di sekitar Pintu X Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Mereka tidak bisa mendekat ke arah Kantor PSSI karena di tengah jalan dihalangi aparat kepolisian yang memalangkan truk di jalan. Polisi melakukannya untuk mencegah massa ini bertemu dengan massa pro PSSI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam aksinya, suporter masih konsisten membawa poster-poster berisi kecaman terhadap Nurdin yang dianggap telah gagal memajukan sepakbola Indonesia. Ada juga sebuah spanduk berukuran 1x3 meter yang bertuliskan "Revolusi PSSI bukan hanya ganti ketua."

Secara bergantian, beberapa orator menyuarakan pendapatnya di atas mobil berpengeras suara. Selain berorasi mengecam PSSI dan Nurdin dengan bahasa Indonesia, mereka kadang juga bicara dengan bahasa Jawa.

Selain itu, para pendemo juga dihibur oleh sebuah band yang menyanyikan lagu-lagu berirama rap dengan lirik mengecam PSSI dan Nurdin Halid.

Setelah ini, suporter dari Bogor mengaku akan mendatangi KPK untuk mendesak lembaga itu mengusut dugaan korupsi Nurdin, sedangkan anggota Pasoepati menyatakan akan tinggal di sana sampai Nurdin mundur.

Aksi ini dijaga oleh sekitar 200-an aparat kepolisian.


(arp/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads