sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 25 Feb 2011 21:26 WIB

PSSI Kaltim: Demo Anti Nurdin Direkayasa

- detikSport
Samarinda - Pengprov PSSI Kaltim menilai maraknya demo anti Nurdin Halid yang terjadi di berbagai daerah telah direkayasa. Mereka juga mengusulkan kongres PSSI, yang akan berlangsung pada 26 Maret 2011 mendatang di Bali, ditunda hingga situasi mereda.

"Sebaiknya ditunda. Demonya berlebihan. Sudah kelihatan betul rekayasanya. Sejeleknya orang, PSSI punya jasa," kata Ketua Pengprov PSSI Kaltim, Achmad Amins, dalam perbincangan dengan dengan sejumlah wartawan di Kompleks Stadion Segiri, Jl. Kesuma Bangsa, Samarinda, Jumat (25/2/2011).

Amins menyadari, munculnya demo anti Nurdin Halid, disebabkan keputusan tim verifikasi yang hanya meloloskan Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie, maju sebagai calon ketum PSSI. Dua bakal calon lainnya, George Toisutta dan Arifin Panigoro, tersingkir dalam proses verifikasi.

"Saya tahu Nirwan dan Nurdin punya prestasi. Tapi saya juga sangat menghargai aspirasi masyarakat tentang Pak George dan Arifin," ujar Amins.

"Kalau saya, maunya (George Toisutta dan Arifin Panigoro) digabung saja karena aspirasi saja. Biarkan saja bertarung fair. Tapi kan ada kriteria-kriterianya," imbuh Amins.

Selain anti Nurdin Halid, suporter di berbagai daerah juga menyuarakan tuntutan revolusi di tubuh PSSI, dengan membenahi kinerja PSSI menuju sepakbola prestasi.

"Nggak usah revolusi lah. Anda jamin 5 hingga 10 tahun Indonesia jadi juara? Tidak ada," sebut Amins.

"Jangan mimpi. Kita terlalu banyak rumahan. Ya uang, organisasi, ya sistem dan segala macam. Jangan mimpi dong. Siapa saja jadi ketua bisa buat Indonesia jadi juara? Belum tentu. Perjuangan sangat panjang," tambahnya.

Amins mengaku PSSI Kaltim belum memutuskan arah dukungannya, meski dinilainya Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie banyak berjasa dalam persepakbolaan nasional, khususnya di Kaltim.

"Nanti dilihat dulu. Saya ini tua di bola. Tigapuluh tahun saya di sepakbola. Apa sih program mereka," terangnya.

"Saya tahu uang Nurdin dan Nirwan (untuk sepakbola) dalam satu tahun. Triliunan," tutup Amins.

(a2s/a2s)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com