Hal itu disampaikan oleh Managing Direktur PSM Husain Abdullah, yang ditemui detiksport di warkop Daeng Anas, Makassar, jumat (11/3/2011).
Menurut Husain, selain membutuhkan figur muda yang belum terkontaminasi dari kebobrokan mafia persepakbolaan Tanah Air, PSSI juga membutuhkan sosok pemimpin yang bisa merangkul semua golongan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Husain menyebut salah satu nama yang pantas dicalonkan dalam Kongres PSSI mendatang adalah Ketua Umum HIPMI Erwin Aksa.
Menurutnya, sosok pemuda berusia 37 tahun itu sudah lama berkecimpung dalam dunia sepakbola profesional. Di sektor bisnis, kemampuan manajemen yang ia miliki membuatnya berhasil memajukan grup perusahaan keluarganya yang beraset Rp 15 Trilyun, yakni Bosowa Group, hingga go internasional.
"Sejak usia duapuluhan tahun dia sudah memanajeri PSM dan membawa PSM meraih dua kali runner up Ligina. Dia pula yang pertama mendatangkan pemain Timnas naturalisasi Cristian Gonzales ke Indonesia," ujar Husain yang juga aktif sebagai dosen Hubungan Internasional di Univ. Hasanuddin.
Selain Erwin, beberapa anak muda lainnya, seperti mantan Manajer Persija Diza Ali, serta putra sulung Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin dan Presiden klub Sriwijaya FC Dodi Reza, ikut meramaikan bursa pencalonan ketua umum PSSI.
(mna/krs)











































