Dalam pertemuan dengan wartawan di Kantor Koni di Senayan, Jakarta, Rita yang baru beberapa jam sebelumnya mendarat di ibukota, menceritakan pertemuannya dengan Blatter tersebut.
"Saya imel-imelan langsung dengan sekretaris Pak Blatter, untuk minta ketemu langsung dan bertukar pandangan tentang sepakbola Indonesia berdasarkan aturan FIFA. Saya meminta formal meeting," tutur Rita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kantor FIFA Rita mengaku sempat bertemu dengan Direktur Pengembangan Anggota Asosiasi FIFA Thierry Regenass. Regenass pula yang menyampaikan bahwa dirinya dapat langsung bertemu dengan Blatter di ruang kerjanya.
Dalam pertemuan yang menurut Rita berlangsung santai dan penuh guyon --keduanya tidak asing karena sama-sama anggota IOC (Komite Olimpiade Internasional)-- ia menyampaikam beberapa hal terkait situasi persepakbolaan di Indonesia yang dinilai sudah tidak kondusif. Antara lain, prestasi sepakbola Indonesia yang sangat menurun. Rita sekaligus minta bantuan, apapun bentuknya, kepada FIFA agar perkembangan sepakbola Indonesia bisa membaik.
"Saya juga katakan kepada Pak Blatter, kita sedang menghadapi kongres yang semestinya mengacu kepada Statuta FIFA, yang di Statuta PSSI tidak sama terjemahannya. Juga tentang potensi suspension terkait keberadaan LPI," terang Rita.
Mengenai suspension itu sendiri, Blatter mengatakan bahwa bentuknya antara lain adalah tidak ada bantuan keuangan, melarang wasit, dan bahkan negara yang melawan Indonesia juga bisa terkena suspension.
Selain menginformasikan hal-hal tersebut Rita juga menyerahkan satu bundel tebal kliping tentang foto-foto demonstrasi anti PSSI yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia belakangan ini.
"Saya kira Blatter surprise karena ini bisa mengganggu. Tapi saya yakin tidak dari saya pun FIFA pasti sudah tahu mengenai hal ini karena mereka kan memantau, mengawasi."
Pesan utama yang disampaikan Blatter dalam pertemuan yang berlangsung sampai sekitar 1,5 jam itu adalah FIFA berjanji untuk memantau dan mengawal kongres PSSI seperti yang sudah mereka instruksikan, sekaligus meminta KONI/KOI melakukan hal yang sama.
"Pak Blatter bilang, 'Rita kamu sebagai IOC Council tolong dikawal dan dipantau dengan baik. Kita ingin sepakbola Indonesia bangkit lagi karena sudah lama tidak terdengar'," ujar Rita menirukan.
Dari pertemuan tersebut, Rita kini berharap ada surat keputusan resmi yang tertulis dari FIFA untuk PSSI. "Apapun hasilnya kita tunggu saja. Kami juga siap mengawal jangan sampai apa yang dibicarakan, tapi yang keluarnya lain lagi," tegasnya.
Sebelumnya, FIFA baru mengeluarkan rilis resmi terkait hal tersebut lewat situsnya, dan belum dalam bentuk surat keputusan.
(krs/krs)










































